Ketua Komisi I DPR RI Mahfudz Siddiq. (skalanews.com)Pemerintah Indonesia, melalui KBRI, harus segera mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) yang ada di Suriah. Hal ini harus dilakukan untuk mengantisipasi serangan militer Amerika Serikat (AS) ke Suriah.
“Meski jumlah WNI di Suriah tidak banyak, namun proses evakuasi diperkirakan akan cukup sulit karena luasnya wilayah konflik dan jalur transportasi darat dan udara yang tidak cukup aman,” kata Ketua Komisi I DPR, Mahfudz Shiddiq, dalam keterangan, Jumat (30/8).
Mahfudz, yang juga Wasekjen PKS, berharap paling lama dalam dua pekan ke depan, proses evakuasi ini sudah rampung.
“Rencana serangan militer AS, meski belum didukung penuh oleh negara-negara barat lain, nampaknya tak terhindari. Ini karena rezim Assad terus lakukan serangan militer dan bahkan dengan dugaan penggunaan senjata kimia,” kata Mahfudz.
Belajar dari Irak, Mahfudz melanjutkan,  serangan militer ini harus dibatasi pada pelumpuhan pusat-pusat kekuatan militer rezim Assad, tanpa ada serangan darat secara masif yang bisa memicu persoalan baru. (ysa/rmol/sbb/dakwatuna)