KUDUS, pkskudus.org - Meski visualisasi tradisi Dandangan berpindah tempat namun hal ini tidak mengurangi minat masyarakat untuk menyaksikan kirab yang berlangsung sejak pukul 14.00 di Alun - Alun Kota Lama Kudus atau tepatnya di Kudus Kulon. Meski cuaca terik masyarakat tidak menghiraukannya dan bertahan untuk menyaksikan kirab tahunan yang meriah itu.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus, Hadi Sucipto dalam sambutannya kemarin menjelaskan, pihaknya tetap berkomitmen bahwa pelaksanaan kegiatan tradisi Dandangan ini tetap mengedepankan tradisi asli budaya Kudus yang menjunjung nilai - nilai Islam.
"Maka dalam kirab Dandangan ini kami tetap komitmen menjaga keutuhan budaya asli tersebut," katanya.
Ia menambahkan, memang konsep visualisasi tahun berbeda dengan tahun lalu. Baik soal tempat maupun peserta kirab.
"Kali ini diikuti oleh sekitar 16 rombongan atau 265 orang dari pelajar dan kelompok kepemudaan," terangnya.
Sejarah
Mengenai sejarah yang diangkat juga meliputi terkait dengan penyebaran agama Islam oleh tokoh ulama besar di masa jaman Hindu.
"Namanya masyur karena pekerjaannya, sebelumnya ia adalah juru sungging atau pemahat  yang berasal dari Cina, nama aslinya Tee Ling Sing, karena keahliannya memahat dengan alat sungging inilah yang kemudian mengilhami terjadinya kampung Sunggingan," paparnya.
Ketika agama Islam mulai masuk di wilayah Kudus, Tee Ling Sing ikut memeluk agama Islam yang disebarkan oleh Ja'far Shodiq, yang pada akhirnya diangkat sebagai penasehat Sunan Kudus.
"Namun karena sesuatu hal Tee Ling Sing atau Kyai Telingsing tidak dapat meneruskan amanatnya sebagai penasehat Sunan Kudus karena meninggal dunia, dan dimakamkan di Desa Sunggingan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus," jelasnya.
Sementara itu dari satu hal yang sempat menjadi magnet masyarakat yang menyaksikan perhelatan visualisasi karena tokoh dari Sunan Kudus diperankan oleh Mandala Soji yang notabene artis ibu kota, serta model-model lokal dari Muntira dan masyarakat pun mulai berjejal untuk berebut mengambil gambar dengan ponsel.
( Ruli Aditio / CN34 / SMNetwork http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news_muria/2013/07/09/163827/Visualisasi-Dandangan-Disambut-Meriah-Masyarakat-Kudus