pkskudus.org - Kiai karismatik NU yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar, Desa Karangmangu, Sarang, Rembang, Jawa Tengah, KH Maimoen Zubair mendoakan dan memberi restu bagi calon gubernur Hadi Prabowo (HP) agar dapat memenangkan pemilihan gubernur (Pilgub) Jateng, 26 Mei mendatang.

"Insya Allah (HP) jadi gubernur," demikian disampaikan Mbah Maimoen, sapaan akrab KH Maimoen Zubair sambil menepuk-nepuk bahu HP di kediamannya, Jumat (19/4).

Usai berbincang beberapa menit, Mbah Maimoen kemudian mengajak HP menunaikan shalat Jumat di Masjid Jami Blitung yng berjarak 5 km dari kediamannya.

Mbah Maimoen bahkan menggandeng lengan HP dan mengajak ikut bersamanya dalam satu mobil miliknya Mazda Elanta abu-abu B 1926 SJY ke masjid.

Alumnus Ma’had Syaikh Yasin Al-Fadani di Makkah itu merupakan ulama yang sangat disegani di kalangan NU, kalangan pesantren, dan terutama sekali kalangan kaum muslimin di pesisir utara Jawa.

Di usianya yang kini 86 tahun, salah satu guru dan kiai panutan almarhum Gus Dur itu, masih aktif menebar ilmu dan nasihat kepada umat.

Ponpes Al Anwar yang diasuhnya sangat disegani. Bukan saja karena ketangguhan para santrinya dalam penguasaan hukum Islam, tapi juga karena sosok dirinya yang termasyhur sebagai faqih jempolan.

Di sela-sela kegiatan mengajar para santrinya, Mbah Maimoen masih menyempatkan diri menghadiri undangan ceramah dari kampung ke kampung, dari masjid ke masjid, dan dari pesantren ke pesantren.

Usai shalat, Mbah Maimoen mendoakan agar HP diberikan kelancaran dalam menjalani proses politik menuju Pilgub Jateng.

"Dulu yang punya Suara Merdeka (Budi Santoso) kesini, jadi (anggota DPD). Pak Tamzil juga datang kesini dan jadi (bupati Kudus). Insya Allah, Hadi Prabowo juga jadi (gubernur)," ujar Mbah Maimoen diamini HP.

Pertemuan HP dengan Mbah Maimoen merupakan kali kedua. Sebelumnya terjadi saat HP akan mencalonkan diri.

Usai dari Sarang, HP juga bersilaturahim ke Ponpes Kauman, Karangturi, Lasem. Pengasuh KH Zaim Mahsoem mengatakan, figur HP selama ini memberikan perhatian dan dukungannya bagi pondok pesantren.

"Visi dan misi HP juga sangat pas dengan kami, sehingga perlu didukung," ujar KH Zaim Mahsoem.

Kiai Zaim merupakan putra KH Mahsoem salah satu tokoh pendiri NU. Santrinya sebanyak 170 orang dengan 330 santri yang belajar sabtu dan minggu, serta lebih dari 2000 masyarakat yang datang setiap pengajian digelar. (Tim Media HP-Don)
sumber : http://www.islamedia.web.id/2013/04/apa-kata-mbah-maimoen-zubair-tentang.html