KUDUS, - Di dua kabupaten, yakni Kudus dan Temanggung, agenda Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah kalah seksi dengan Pemilihan Bupati (Pilbup). Pasalnya, dua kabupaten ini akan menggelar Pilbup, yang pemilihannya berbarengan dengan Pilgub.
Hal tersebut disampaikan pengamat sosial dan kebijakan publik Universitas Muria Kudus (UMK), Zamhuri. ''Konsentrasi partai dan konstituen di Kudus dan Temanggung lebih terkonsentrasi pada agenda Pilbup,'' katanya.
Kondisi ini diperparah dengan minimnya sosialisasi terhadap sosok para calon gubernur dan wakil gubernur yang maju dalam pesta demokrasi memilih pemimpin Jawa Tengah ini. ''Konstituen di Kudus, khususnya, kurang mengenal sosok calon gubernur-wakil gubernur. Sehingga kalau pun nanti masyarakat memilih, itu lantaran pemungutan suara dilakukan bersamaan Pilbup,'' ujarnya.
Lantaran kurangnya sosialisasi mengenai sosok calon gubernur - wakil gubernur itu, Zamhuri menambahkan, agenda Pilgub di Kudus dan Temanggug tak ubahnya mendompleng agenda Pilbup yang juga digelar 26 Mei mendatang pemungutan suaranya.
''Tidak ada sosialisasi yang massif terkait Pilgub di Kudus hingga saat ini. Di sisi lain, tidak adanya perwakilan tokoh baik secara personal maupun ideologis di wilayah Pantura timur Jawa Tengah,'' ungkapnya.
kendati begitu, menurut Zamhuri, KPU Provinsi dan KPU Kabupaten serta partai politik (Parpol) yang mengusung calon gubernur-wakil gubernur, masih memiliki sisa waktu untuk mengenalkan para calon yang maju di Pilgub nanti.
''KPU maupun Parpol masih memiliki waktu melakukan komunikasi dan sosialisasi dengan pemilih terkait Pilgub. Ini harus dilakukan. Pemilih di Kudus dan Temanggung cukup besar,'' katanya.
( Rosidi / CN26 / JBSM )
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/pilkada/2013/04/09/152271/Agenda-Pilgub-Kalah-Seksi-dengan-Pilbup